Berkelana II (1978)

Judul: Berkelana 2

Rhoma irama - Berkelana II

Sutradara : Yung Indrajaya.
Durasi: 76 Menit
Tahun: 1978

Pemain : Rhoma Irama, Yatie Octavia, Rachmat Hidayat, Soekarno M. Noor, Chitra Dewi, Ade Irawan
Produksi : PT Naviri Film Productions (Dharmawan Susanto) tahun 1978

Sinopsis:

Budi yang diusir ditemukan kawan-kawan lamanya terluka tertabrak motor. Kawan-kawan membawanya ke pondokan dan merawatnya. Ani yang terus mencari Budi berjumpa kawan-kawan dan mendapatkan pondokan Budi, percintaan pun berlanjut. Surya curiga dan menemui Ani di pondokan Budi, Ani dibawa pulang dan tak boleh bertemu Budi lagi. Budi mengajak kawan-kawannya bekerja apa saja, ada yang mengemis, menjual Koran, kuli bangunan dan Budi sendiri menjadi sopir taksi. Budi menyamar sebagai guru piano menemui kekasihnya yang dianjurkan belajar piano oleh orang tuanya. Seorang penumpang taksi tertarik suara Rhoma saat menyanyi-nyanyi kecil, lantas memberinya peralatan musik sehingga terbentuklah Soneta yang menjadi popular. Keluarga Rhoma melihat sukses itu lewat berita dan gambar media massa dan meminta Surya mencarinya. Ternyata, Rhoma yang akan dikawinkan dengan Ani juga bernama Budi.

Watch Online

Sound Track Films:

1. Nasibku (Rhoma Irama)
2. Pantun Cinta (Rita S.)
3. Jatuh Cinta (Rhoma Irama/Rita S.)
4. Banyak Jalan Menuju Roma (Rhoma Irama)
5. Piano (Rhoma Irama/Rita S.)
6. Perjuangan dan Doa (Rhoma Irama)

Berkelana I (1978)

Judul: Berkelana 1

Rhoma irama - Berkelana

Sutradara : Yung Indrajaya
Durasi: 113 Menit
Tahun Rilis: 1987

Pemain : Rhoma Irama, Yatie Octavia, Rachmat Hidayat, Soekarno M. Noor, Chitra Dewi, Ade Irawan
Produksi : PT Naviri Film Productions (Dharmawan Susanto) tahun 1978

Sinopsis:

Sebagai anak orang kaya di Bandung, Rhoma diminta ayahnya melanjutkan sekolah dan tak lagi menyentuh dunia musik. Tapi Rhoma kuliah sambil bermusik yang menyebabkan ayahnya marah dan mengusirnya. Rhoma ke Jakarta, bergaul dengan para pengamen jalanan dengan nama samaran Budi. Saat seorang temannya sakit keras, Rhoma pulang dan meminta bantuan ayahnya untuk pengobatan temannya tapi ditolak. Budi balik ke Jakarta dan menjambret tas Ani. Ia berhasil menguras uangnya untuk pengobatan tapi temannya tak tertolong. Rhoma mengembalikan surat-surat berharga kepada Ani, sehingga gadis ini beserta keluarganya simpati. Budi dijadikan sopir untuk Ani hingga tumbuh benih-benih cinta. Di lain sisi ayah Rhoma yang atasan ayah Ani akan melamar Ani untuk anaknya. Ani menolak karena sudah kadung mencintai Budi. Budi alias Rhoma diusir, dia berkelana lagi.

Watch Online

Sound Track Films:

1. Pedih (Rhoma Irama)
2. Terpaksa (Rhoma Irama)
3. Kelana (Rhoma Irama)
4. Syahdu (Rhoma Irama/Rita S.)

Darah Muda (1977)

Judul: Darah Muda

Rhoma Irama Darah Muda

Sutradara : Maman Firmansjah
Tahun Rilis: 1977
Durasi: 111 Menit

Pemain : Rhoma Irama, Yatie Octavia, Ucok AKA
Produksi : PT Sjam Studio Film Productions (Sjamsuddin)

Sinopsis:

Rhoma Irama dan Ricky tidak saja berbeda dalam selera musiknya, tapi juga sikap hidupnya. Yang satu mengembangkan musik dangdut dan sikap saleh, sementara yang lain musik rock dan pergaulan bebas. Ricky, yang jago tinju juga, masuk grup Apache dan langsung jadi pentolannya. Ia panas saat mendengar grup musik Rhoma sukses pentas di Jakarta. Ani, yang tadinya penyanyi grup Apache, mulai berubah. Ia lebih menyukai Rhoma, di samping mulai bosan mabuk-mabukan. Rhoma-Ani pun pacaran dan tunangan. Maka pertentangan dua kelompok meruncing. Rhoma dianiaya. Tangannya dihajar agar tak bisa main gitar lagi. Dalam keadaan luka, Rhoma pergi ke seorang guru di desa terpencil. Di sini lukanya disembuhkan dan diberi ilmu silat. Waktu “turun gunung”, Rhoma mendapati Ani diperkosa Ricky. Maka pertarungan puncak terjadi. Kini Giliran tangan Ricky yang diremukkan Rhoma

Watch Online:

Sound Track Films:

1. Darah Muda (Remix) (Rhoma Irama)
2. Berdendang (Rhoma Irama/Rita S.)
3. Kerinduan (Rhoma Irama/Rita S.)
4. Perjalanan (Instrumentalia)
5. Darah Muda (Credit Tittle)

Gitar Tua Oma Irama (1977)

Judul: Gitar Tua Oma Irama

Gitar Tua Oma Irama

Tahun Rilis: 1977
Durasi: 123 menit
Sutradara: Maman Firmansjah

Pemain : Oma Irama, Yatie Octavia, Aminah Cendrakasih, Netty Herawati, Kelly Kalyubi, A. Hamid Arief

Produksi : PT Sjam Studio Film Productions (Sjamsuddin) tahun 1977

Sinopsis:

Rencana perkawinan Oma (Oma Irama) dan Ani (Yatie Octavia) yang sudah lama pacaran, gagal, sejak kehadiran Ir. Dana (Kelly Kalyubi) diperkebunan tempat ayah Ani (Hamid Arif, A) bekerja. Sang ayah yang gila pangkat dan kedudukan ini menginginkan Dana sebagai suami Ani, yang juga bekerja di perkebunan itu sebagai Sekretaris. Dana sendiri kebetulan juga jatuh cinta pada Ani. Ani saja yang belum mau. Keadaan ini belum berubah, ketika saat ulang tahun ternyata Oma tak datang. Maka menyusullah Ani ke tempat rekaman Oma di Jakarta. Di situ dijumpainya Oma tengah membujuk-bujuk pasangan nyanyinya, Shanty (Shanty Pawaka), yang ngambek saat rekaman. Curiga dan cemburu, Ani langsung pulang dan memutuskan kawin dengan Dana. Oma kaget ketika menerima surat undangan. Ia langsung pulang. Mereka bertengkar. Akar masalah lalu ketahuan: surat Ani dicekal ayahnya, sedang surat Oma ditahan oleh Shanty yang diam-diam mencintai Oma. Perkawinan tak bisa ditunda, tapi Ani pingsan di pelaminan. Hanya Oma yang bisa menyembuhkannya. Maka Dana pun dengan jantan menyerahkan Ani yang masih suci itu pada Oma

Watch Online

Sound Track Films:

1. Gitar Tua (Rhoma Irama)
2. Musik (Rhoma Irama)
3. Do Mi Sol (Rhoma Irama/Rita S.)
4. Santai (Rhoma Irama/Rita S.)
5. Kiamat (Rhoma Irama)
6. Derita (Rhoma Irama)
7. Janji (Rita S.)

Oma Irama Penasaran (1976)

Judul: Oma Irama Penasaran

Penasaran

Tahun Rilis: 1976
Durasi: 100 menit
Sutradara: A Harris

Pemain: Oma Irama, Yatie Octavia, Aminah Cendrakasih, A Hamid Arief, Netty Herawati, Maruli Sitompul, Aedy Moward
Produksi: PT Sjam Studio Film Production (Jackson) tahun 1976

Film pertama dari Rhoma Irama (saat itu masih ditulis Oma Irama) dan SONETA. Dalam film ini Rhoma Irama tidak mengisi sendirii suaranya melainkan menggunakan jasa seorang dubber. Film ini sukses luar biasa hingga akhirnya karir Rhoma Irama dan SONETA di dunia film terus berlanjut. Duet Ani-Rhoma bahkan menjadi salah satu icon duet abadi film Indonesia.

Sinopsis:
Seorang penyanyi dangdut, Oma pacaran dengan putri pemimpin sebuah perkebunan, Ani tentu saja ayah sang gadis mencegah hubungan itu. Oma pergi ke Jakarta, dan setelah menempuh jalan yang tidak mulus, akhirnya sukses besar. Sementara itu Ani minggat dari rumah, hingga orangtua repot.

Watch Online:

Sound Track Films:

  1. Joget (Rhoma Irama/Rita S.)
  2. Masya Allah (Rhoma Irama)
  3. Cuma Kamu (Rhoma Irama/Rita S.)
  4. Any (Rhoma Irama)
  5. Penasaran (Rhoma Irama)
  6. Datang untuk Pergi (Elvie S.)
  7. Nyanyian Setan (Rhoma Irama)

Rhoma Irama (Selayang Pandang)

Pada tahun tujuh puluhan, Rhoma sudah menjadi penyanyi dan musisi ternama setelah jatuh bangun dalam mendirikan band musik, mulai dari band Gayhand tahun 1963. Tak lama kemudian, ia pindah masuk Orkes Chandra Leka, sampai akhirnya membentuk band sendiri bernama Soneta yang sejak 13 Oktober 1973 mulai berkibar. Bersama grup Soneta yang dipimpinnya, Rhoma tercatat pernah memperoleh 11 Golden Record dari kaset-kasetnya.

Rhoma IramaBerdasarkan data penjualan kaset, dan jumlah penonton film- film yang dibintanginya, penggemar Rhoma tidak kurang dari 15 juta atau 10% penduduk Indonesia. Ini catatan sampai pertengahan 1984. “Tak ada jenis kesenian mutakhir yang memiliki lingkup sedemikian luas”, tulis majalah TEMPO, 30 Juni 1984. Sementara itu, Rhoma sendiri bilang, “Saya takut publikasi. Ternyata, saya sudah terseret jauh.”

Rhoma Irama terhitung sebagai salah satu penghibur yang paling sukses dalam mengumpulkan massa. Rhoma Irama bukan hanya tampil di dalam negeri tapi ia juga pernah tampil di Kuala Lumpur, Singapura, dan Brunei dengan jumlah penonton yang hampir sama ketika ia tampil di Indonesia. Sering dalam konser Rhoma Irama, penonton jatuh pingsan akibat berdesakan. Orang menyebut musik Rhoma adalah musik dangdut, sementara ia sendiri lebih suka bila musiknya disebut sebagai irama Melayu.

Pada 13 Oktober 1973, Rhoma mencanangkan semboyan “Voice of Moslem” (Suara Muslim) yang bertujuan menjadi agen pembaru musik Melayu yang memadukan unsur musik rock dalam musik Melayu serta melakukan improvisasi atas aransemen, syair, lirik, kostum, dan penampilan di atas panggung. Menurut Achmad Albar, penyanyi rock Indonesia, “Rhoma pionir. Pintar mengawinkan orkes Melayu dengan rock”. Tetapi jika kita amati ternyata bukan hanya rock yang dipadu oleh Rhoma Irama tetapi musik pop, India, dan orkestra juga. inilah yang menyebabkan setiap lagu Rhoma memiiki cita rasa yang berbeda.

rhoma irama

Bagi para penyanyi dangdut lagu Rhoma mewakili semua suasana ada nuansa agama, cinta remaja, cinta kepada orang tua, kepada bangsa, kritik sosial, dan lain-lain. “Mustahil mengadakan panggung dangdut tanpa menampilkan lagu Bang Rhoma, karena semua menyukai lagu Rhoma,” begitu tanggapan beberapa penyanyi dangdut dalam suatu acara TV.

Rhoma juga sukses di dunia film, setidaknya secara komersial. Data PT Perfin menyebutkan, hampir semua film Rhoma selalu laku. Bahkan sebelum sebuah film selesai diproses, orang sudah membelinya. Satria Bergitar, misalnya. Film yang dibuat dengan biaya Rp 750 juta ini, ketika belum rampung sudah memperoleh pialang Rp 400 juta. Tetapi, “Rhoma tidak pernah makan dari uang film. Ia hidup dari uang kaset,” kata Benny Muharam, kakak Rhoma, yang jadi produser PT Rhoma Film. Hasil film tersebut antara lain disumbangkan untuk masjid, yatim piatu, kegiatan remaja, dan perbaikan kampung.

Ia juga terlibat dalam dunia politik. Di masa awal Orde Baru, ia sempat menjadi maskot penting PPP, setelah terus dimusuhi oleh Pemerintah Orde baru karena menolak untuk bergabung dengan Golkar. Rhoma Sempat tidak aktif berpolitik untuk beberapa waktu, sebelum akhirnya terpilih sebagai anggota DPR mewakili utusan Golongan yakni mewakili seniman dan artis pada tahun 1993. Pada pemilu 2004 Rhoma Irama tampil pula di panggung kampanye PKS.

Rhoma Irama sempat kuliah di Universitas 17 Agustus Jakarta, tetapi tidak menyelesaikannya. “Ternyata belajar di luar lebih asyik dan menantang,” katanya suatu saat. Ia sendiri mengatakan bahwa ia banyak menjadi rujukan penelitian ada kurang lebih 7 skripsi tentang musiknya telah dihasilkan. Selain itu, peneliti asing juga kerap menjadikannya sebagai objek penelitian seperti William H. Frederick, doktor sosiologi Universitas Ohio, AS yang meneliti tentang kekuatan popularitas serta pengaruh Rhoma Irama pada masyarakat.

Pada bulan Februari 2005, dia memperoleh gelar doktor honoris causa dari American University of Hawaii dalam bidang dangdut, namun gelar tersebut dipertanyakan banyak pihak karena universitas ini diketahui tidak mempunyai murid sama sekali di Amerika Serikat sendiri, dan hanya mengeluarkan gelar kepada warga non-AS di luar negeri. Selain itu, universitas ini tidak diakreditasikan oleh pemerintah negara bagian Hawaii.

Sebagai musisi, pencipta lagu, dan bintang layar lebar, Rhoma selama kariernya, seperti yang diungkapkan, telah menciptakan 685 buah lagu dan bermain di lebih 10 film.

Follow

Get every new post delivered to your Inbox.